"Kisah memang selalu indah bila di awali dengan pertemuan, namun terlalu perih bila di akhiri dengan perpisahan", namun begitulah sunatullah akan kehidupan, ada saatnya bertemu, juga ada saat nya berpisah, semua itu pasti! namun cara-cara u memenuhi nya yang kita tdk pernah tau kapan, gimana dan dimana... semua menjadi rahasia Allah, Rabb Penggenggam hati-hati kita...
Cerita ini aku salin dari kultwit yang aku tulis semalem di akun twitter ku:
1. Aku memiliki sahabat baru, seseorang yg tdk sengaja aku mengenalnya ketika sedang ngejob motret di salah satu rumah temanku.
2. 'friendly', itu kesan pertama yg kudapat ketika berkenalan dg nya, perkenalan yg juga cukup unik, krn kami tdk saling mnyebut nama.
3. Setengah hari kami berada di tempat yg sama, hingga di penghujung siang beliau pamit ke aku dg melambaikan tangan dan hingga saat itu pun aku pun belum tau juga siapa nama nya!!! :D
4. Beberapa hari stelahnya aku bertemu dg nya di facebook dan kami pun saling bertukar pin bb saat it, "Friendly"!! lagi-lagi kesan itu ku dapat dari nya :)
5. Yang bikin lucu..usia nya 3 thn lebih tua dari ku, tapi dengan alih-laih dan sekuat tenaga ia melarang ku memanggilny "mba",or panggilan sjenisnya :D
6. Tapi aku bangga dan senang sekali bisa mengenalnya kini, sosok cantik dan sholihah yg siap membantuku, berjuang di .
7. Terjun, berenang, bahkan menyelam d dunia remaja putri yang kian warna warni, siap utk didekati dan di-isi dg akhlaq islami.
8. Ya!! akhlak islami!! karena itu modal dasar kami untuk setidaknya membantu generasi putri menemukan dan mengenal siapa diri nya.
9. Yang juga kami masih terus berlari untuk memahami itu dlm diri kami sendiri, di inilah Janji Kami!!
10. Mengejar mimpi dg membantu remaja putri yang hati nya tengah perih/bersedih menuju hari2 indah bersama ridho ilahi.
11. Selamat Datang di Indonesia, ku perkenalkan para pejuang2 tangguh di dalamnya , , .
12. Inilah janji ku, biar perih hati sendiri, tapi jangan sampai tugas membersamai remaja putri di tak ku raih,
13. Karena hanya itu modal ku kini, hingga saat aku melemah dan mati nanti, berharap ada RahiimNya Allah memberi dari sini.
14. Dari ilmu yg tak seberapa, dari waktu yang juga mengais-ngais diri, ku isi pribadi remaja putri yang tengah memerih, tak lebih...
15. Untuk mngisi bekal diri saat nanti harus berhadapan dg Robb Ilahi, di PengadilanNya nanti. Astaghfirullah,begitu banyak dosa di dalam diri :(
16. Di akhir cerita ku selipkan doa, smg sahabat baru ku , segera memiliki putra-putri yg sholih/ah, yg sangat bgtu ia nanti2 :)
Alloh...Alloh...Alloh....bahagia nya memiliki sahabat baru...saudari baru.... ^_^