Spesial utk Sahabat Humaira Indonesia yang minta puisi yg dbacakan moderator
pada saat Launching Humaira Indonesia, Ahad/ 15 Juli 2012....
Ia tidak harus berbalut sutera untuk terlihat menawan
Ketika busana panjang tanpa pita2
Mampu menembus kabut pesona zaman
Ia tidak harus mendongakkan kepala untuk menyirat kehormatan
Ketika tunduknya hati dan pandangan
Menempatkan
diri pada kemuliaan
Wanita itu berhati lembut, naluri nya sebening titik2 embun d atas daun pepohonan
Bila saat mentari bersinar, airnya jatuh menetes menyerap sampai di ujung bumi,
Menumbuhkan brjuta bijian menjadi tunas muda yg hijau bersemi,
Wanita itu berperasaan halus, kehalusannya mampu merobohkan kekerasan bukit batu
Yg sombong....
Menjadikan hatinya laksana samudera akhir dari sungai2 yang bermuara,
Wanita itu berjiwa ksatria, ketegaran hati nya bagai barisan batu karang dibibir pantai
Tak luluh dari terjangan badai yang bergemuruh
Tak gentar oleh hempasan gelombang laut pasang
Dan tak bergeming dari buruknya angin musim barat
Aku terpukau, memandang di kedalaman jiwanya
Yg indah rupawan seperti bunga2 mekar di saat pagi menanti sinar harapan
Wanita itu bisa berhati keras, bagai batu pualam di malam gelap, mampu melumatkan hati
Para kumbang2 dalam sekejap,
Emosinya bagai gelombang, mampu menggulung bahtera yang dilaluinya
Wanita itu bisa menjadi angkara
Seperti api yg berlidah panjang
Kobarannya menghanguskan seluruh jiwa
Menjadi debu2 yg berhamburan di terjang deru angin yang mendesing
Aku menutup mataku saat memandang jiwa nya, sehalus dan sekeras itukah hati nya???
Wanita laksana kembang dan api, tak kan tersulut gila bara tiada di hati,
Harum semerbak menyelimuti bumi, bila kembang selalu di hati
Bila engkau ingin mengerti, mari kita2 sama2 duduk dan belajar disini
Wanita itu berhati lembut, naluri nya sebening titik2 embun d atas daun pepohonan
Bila saat mentari bersinar, airnya jatuh menetes menyerap sampai di ujung bumi,
Menumbuhkan brjuta bijian menjadi tunas muda yg hijau bersemi,
Wanita itu berperasaan halus, kehalusannya mampu merobohkan kekerasan bukit batu
Yg sombong....
Menjadikan hatinya laksana samudera akhir dari sungai2 yang bermuara,
Wanita itu berjiwa ksatria, ketegaran hati nya bagai barisan batu karang dibibir pantai
Tak luluh dari terjangan badai yang bergemuruh
Tak gentar oleh hempasan gelombang laut pasang
Dan tak bergeming dari buruknya angin musim barat
Aku terpukau, memandang di kedalaman jiwanya
Yg indah rupawan seperti bunga2 mekar di saat pagi menanti sinar harapan
Wanita itu bisa berhati keras, bagai batu pualam di malam gelap, mampu melumatkan hati
Para kumbang2 dalam sekejap,
Emosinya bagai gelombang, mampu menggulung bahtera yang dilaluinya
Wanita itu bisa menjadi angkara
Seperti api yg berlidah panjang
Kobarannya menghanguskan seluruh jiwa
Menjadi debu2 yg berhamburan di terjang deru angin yang mendesing
Aku menutup mataku saat memandang jiwa nya, sehalus dan sekeras itukah hati nya???
Wanita laksana kembang dan api, tak kan tersulut gila bara tiada di hati,
Harum semerbak menyelimuti bumi, bila kembang selalu di hati
Bila engkau ingin mengerti, mari kita2 sama2 duduk dan belajar disini
With Love,
